Selasa, 15 Juni 2010
Akhirnya Cintaku Berlabuh karena Allah [part two]
0 Jejak Pembaca Dikisahkan oleh Semesta Renjana di 22.14.24 Oktober 2006, bertepatan dengan hari raya Idul Fitri, aku dan orang tuaku bersilaturahmi ke rumah keluarga Nina dengan maksud untuk membicarakan perjodohan antara aku dan Nina. Tapi pada saat itu Nina baru dirawat di rumah sakit sejak bulan Ramadhan. Saat kutemui, Nina terlihat sangat pucat, lemah, dan senyumannya seakan menghilang dari bibirnya. Hari itu orang tua kami resmi menjodohkan kami. Bahkan aku diminta untuk menjaganya karena orang tuanya akan berangkat ke luar negeri. Tetapi Nina tidak pernah mau meladeniku.
Rintik: Aishiteru
Akhirnya Cintaku Berlabuh karena Allah [part one]
0 Jejak Pembaca Dikisahkan oleh Semesta Renjana di 22.11Awalnya, aku bertemu dengannya di sebuah acara yang diselenggarakan di rumahku sendiri. Gadis itu sangat berbeda dengan cewek-cewek lain yang sibuk berbicara dengan laki-laki dan berpasang-pasangan. Sedangkan dia dengan pakaian muslimah rapi yang dikenakannya membantu mamaku menyiapkan hidangan dan segala kebutuhan dalam acara tersebut. Sesekali gadis itu bermain di taman bersama anak-anak kecil yang lucu, kulihat betapa lembutnya dia dengan senyuman manis kepada anak-anak. Dari sikapnya itu aku tertarik untuk mengenalnya. Akhirnya dengan pede-nya keberanikan diri untuk mendekatinya dan hendak berkenalan dengannya. Namun, kenyataannya dia menolak bersalaman dengannku, dan cuma mengatakan, “Maaf...” dan berlalu begitu saja meninggalkanku.
Rintik: Aishiteru
Jumat, 28 Mei 2010
Pada hari-hari pertama pernikahan kami, suami bertanya, “Ke mana saja uangmu selama ini?” Pertanyaan itu sungguh menggedor dadaku. Ya, ke mana saja uangku selama ini? Buku tabunganku tak pernah berisi angka belasan hingga puluhan juta. Selalu hanya satu digit. Itu pun biasanya selalu habis lagi untuk kepentingan yang agak besar seperti untuk bayar kuliah (ketika aku kuliah) dan untuk kepentingan keluarga besarku di kampung. Padahal, kalau dihitung-hitung, gajiku tidaklah terlalu kecil-kecil amat. Belum lagi pendapatan lain-lain yang kudapat sebagai penulis, instruktur pelatihan menulis, pembicara di berbagai acara, guru privat, honor anggota tim audit ataupun tim studi. Lalu, ke mana saja uangku selama ini? Kepada suamiku, waktu itu aku membeberkan bahwa biaya operasional untuk keaktifanku cukup besar. Ongkos jalan, pulsa telepon, nombok biaya kegiatan, makan dan traktiran. Intinya, aku mencari apologi atas aliran uangku yang tidak jelas.
Rintik: Aishiteru
Kamis, 20 Mei 2010
Namaku Linda dan aku memiliki sebuah kisah cinta yang memberikanku sebuah pengajaran tentangnya. Ini bukanlah sebuah kisah cinta hebat dan mengagumkan seperti dalam novel-novel romantis, tetapi tetap bagiku ia adalah kisah yang jauh lebih mengagumkan dari semua novela tersebut.
Ini adalah kisah cinta ayahku, Mohammed Huda Alhabsyi dan ibuku, Yasmine Ghauri. Mereka bertemu di sebuah majlis resepsi pernikahan dan kata ayahku dia jatuh cinta pada pandangan pertama ketika ibuku masuk ke dalam ruangan. Saat itu dia tahu, inilah wanita yang akan dikahwininya. Ia
Ini adalah kisah cinta ayahku, Mohammed Huda Alhabsyi dan ibuku, Yasmine Ghauri. Mereka bertemu di sebuah majlis resepsi pernikahan dan kata ayahku dia jatuh cinta pada pandangan pertama ketika ibuku masuk ke dalam ruangan. Saat itu dia tahu, inilah wanita yang akan dikahwininya. Ia
Rintik: Aishiteru
Selasa, 18 Mei 2010
"Duhai Ukhti,.... Duhai Istri Sholehah,... Aku Ingin Sepertimu..."
0 Jejak Pembaca Dikisahkan oleh Semesta Renjana di 21.11
Taken From: http://www.facebook.com/topic.php?uid=117474713865&topic=13068#topic_top
Kisah ini nyata adanya...
Sengaja aku tulis agar kita semua khususnya aku pribadi dapat mengambil satu pelajaran yang sangat berharga. InsyaALLAH.
----------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------
“Klik”.... HP berdering 1 kali tanda ada sms masuk.. Waktu itu jam menunjukkan pukul 18.30 WIB.
Segera kubuka, ternyata dari pujaan hati...
Kisah ini nyata adanya...
Sengaja aku tulis agar kita semua khususnya aku pribadi dapat mengambil satu pelajaran yang sangat berharga. InsyaALLAH.
----------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------
“Klik”.... HP berdering 1 kali tanda ada sms masuk.. Waktu itu jam menunjukkan pukul 18.30 WIB.
Segera kubuka, ternyata dari pujaan hati...
Rintik: Aishiteru
Minggu, 16 Mei 2010
Seorang sahabat mengirim sms curhat tentang suaminya. Dalam curhatan itu ia mengeluhkan tentang tindak tanduk suaminya yang lebih banyak kontra dengan dirinya. Merasakan betapa lelahnya ia menghadapi suaminya yang 'loading'nya lama banget katanya. Punya imam begitu…cuapee deh!
Berusaha bijak, aku membalas sms nya, menasehati agar ia berdamai dengan keadaan, namanya juga udah jodoh, suka tidak suka yaaa… jalani dan bersabar.
Sang sahabat membalas smsku dengan jawaban, "Aku sih paham, memang udah jodoh…tapi kok jodohku begini?"
Berusaha bijak, aku membalas sms nya, menasehati agar ia berdamai dengan keadaan, namanya juga udah jodoh, suka tidak suka yaaa… jalani dan bersabar.
Sang sahabat membalas smsku dengan jawaban, "Aku sih paham, memang udah jodoh…tapi kok jodohku begini?"
Rintik: Aishiteru
Jumat, 14 Mei 2010
..milik nggendhong lali..
rasa memiliki membawa kelalaian
-peribahasa Jawa-
Salman Al Farisi memang sudah waktunya menikah. Seorang wanita Anshar yang dikenalnya sebagai wanita mukminah lagi shalihah juga telah mengambil tempat di hatinya. Tentu saja bukan sebagai kekasih. Tetapi sebagai sebuah pilihan dan pilahan yang dirasa tepat. Pilihan menurut akal sehat. Dan pilahan menurut perasaan yang halus, juga ruh yang suci.
Tapi bagaimanapun, ia merasa asing di sini. Madinah bukanlah tempat kelahirannya. Madinah bukanlah tempatnya tumbuh dewasa. Madinah memiliki adat, rasa bahasa, dan rupa-rupa yang belum begitu dikenalnya. Ia berfikir, melamar seorang gadis pribumi tentu menjadi sebuah urusan yang pelik bagi seorang pendatang. Harus ada seorang yang akrab dengan tradisi Madinah berbicara untuknya dalam khithbah. Maka disampaikannyalah gelegak hati itu kepada shahabat Anshar yang dipersaudarakan dengannya, Abud Darda’.
Rintik: Aishiteru
"Matikan komputermu. Matikan juga ponselmu.
Dan perhatikan manusia di sekelilingmu."
-- Eric Schmidt, CEO Google
ADIL jengkel betul dengan istrinya.
Sepanjang liburan akhir pekan keduanya sepakat memilih beristirahat di rumah.
Lima hari bekerja membuat mereka ingin melemaskan otot-otot.
Sekaligus tentu saja mempererat tali cinta diantara mereka berdua.
Maklum, mereka belum lagi genap dua tahun menikah.
Buah hati yang menjadi dambaan mereka tak kunjung datang.
Mungkin Yang Di Atas belum memberikan mereka kepercayaan.
Begitu keduanya menghibur diri.
Rintik: Kisah Kita
;;
Subscribe to:
Postingan (Atom)






